Review

Mixtape Patah Hati

over

Saya jadi teringat lendo, kapan hari ia patah hati dan seharian mendengarkan lagu cengeng dari Michael Learns To Rock berjudul That’s Why You Go Away tentang betapa beratnya ditinggalkan kekasih. Ia merenungi dengan sangat khidmat, bahkan ia tak menyadari kedatangan saya. Ini adalah selera musik paling buruk yang diputar Lendo selama saya mengenal dia.

Saya ingin mengabadikan momen ini dengan video dari ponsel sebelum ia merampas ponsel saya dan menatap saya, menahan diri untuk mengatakan anjing. Mungkin memang tidak ada orang yang bisa berakal sehat saat sedang patah hati.

Untuk mengembalikan martabatnya sebagai seorang music snob -setidaknya itu menurut saya-. Saya akan membuat rekomendasi lagu-lagu yang seharusnya diputarnya pada saat demikian. Seorang music snob mendengarkan MLTR? Saya jadi miris, dan mungkin memang kiamat sudah dekat.

Baiklah, saya tak akan lagi berpanjang lagi menjatuhkan harga diri Lendo. Saya akan langsung memulai dengan yang pertama. Saya juga tahu saat orang sedang patah hati tidak akan cocok mendengarkan lagu tempo cepat. Meski memang lagu-lagu ini hampir berada di wilayah mainstream, tapi saya yakin ini lebih baik daripada selera Lendo saat itu.

1. Dream Theater - Hollow years
Falling Into Infinity lahir dari tuntutan label agar Dream Theater membuat lebih banyak musik yang radio-friendly. Hollow Years sangatlah cocok untuk didengarkan di radio, setidaknya untuk orang patah hati telinga mereka akan cocok mendengarkan lagu seperti ini. Dan memangnya bait She'll give you all the signs // She'll tell you everything //Then turn around and walk away tidak cukupkah untuk membuat Lendo masuk ke dalam sketsa kesedihan yang paling paripurna?.

2. Radiohead - Creep
Siapapun yang mengenal ataupun mengenal sedikit saja Radiohead pasti akan mengetahui lagu ini. Creep sudah seperti Wonderwall-nya Oasis atau One Last Breath-nya Creed. Lagu yang membuat besar sebuah band, meskipun bukan satu-satunya lagu bagus dari mereka. Ketika lagu bergeser dari verse ke chorus ada hentakan gitar yang dilakukan Jonny Greenwood, ini bagian yang paling suka dan membuatnya tidak seperti lagu cinta murahan. itu pula yang membuat lagu ini samar terlihat sebagai lagu sedih.

3. Bon Jovi - Hearts Breaking Even
Dulu Lendo pernah bercerita bahwa Bon Jovi adalah salah satu musisi yang menginspirasinya. Ia tentu saja bahagia bahwa album baru Bon Jovi sudah dirilis tahun ini. Tapi saya akan mencomot lagu Bon Jovi dari album keenamnya yang berjudul Hearts Breaking Even. Deskripsi Bon Jovi tentang patah hati sangat sempurna dalam lagu ini, walaupun saya tak mengalami itu saya juga jadi sedih sendiri mendengarkan lagu ini. Kalimat yang paling saya sukai adalah But, nothing's fair in love and hate.

4. Blur - No Distance Left To Run
It’s over// you don't need to tell me. Sebenarnya mungkin lirik diawal lagu tersebut cukup untuk mendeskripsikan apapun, kecuali Lendo memang punya rencana untuk mengembalikan kenangan-kenangan. Tapi Lendo bukan orang seperti itu, saya tahu. Saya ingat petuahnya dalam satu masa "Barang yang sudah pecah tidak akan bisa disatukan dengan cara yang utuh meskipun kamu memiliki lem paling pekat di dunia, akan selalu ada retak yang tak bisa disembunyikan." Saya rasa penjelasan di atas cukup untuk membuat saya memasukkan lagu Blur dalam list.

5. Yeah Yeah Yeahs – Maps
Dengan intro yang diawali seperti bunyi alarm berbunyi, vokal Karen O yang lembut masuk. Secara keseluruhan lagu ini didominasi oleh lirik Wait, they don't love you like I love you yang secara langsung sudah menegaskan betapa sebuah cinta yang besar dan menunjukkan bahwa dirinya lah yang mampu mencintai dengan sempurna. Tipikal perasaan dikecewakan memang dan terasa seperti banyak cinta posesif di luar sana. Tapi untuk ukuran orang patah hati, saya rasa lagu ini masih relevan.

6. Bob Dylan - Blowin' in the Wind
Bob Dylan tak pernah mengecewakan saya dalam banyak hal. Termasuk dalam permainan harmonikanya. Saya pertama kali mendengar lagu ini ketika menonton Forrest Gump, pada saat adegan Forrest menonton Jenny menyanyikan lagu tersebut. Pada intinya saya memasukkan lagu ini pada list untuk menunjukkan Lendo untuk berpikir seperti judul lagunya, semua jawaban jika dikatakan Dylan adalah Blowin in the wind. Adakah jawaban yang lebih baik dari ini? Ini bukan tentang keprasahaan. Tapi tentang bagaimana kita membuat pikiran kita menjadi tidak terbebani terhadap banyak hal yang ada. Memangnya apa yang hendak kita cari dalam hidup? Tujuan kita mengabur, seringkali tidak jelas. Semua hanya mengikuti arah angin.

7. John Mayer - I’m Gonna Find Another You
Suatu hari saya pernah merekomendasikan album Continuum ke Lendo. Ini adalah album paling sempurna buat seorang yang patah hati, hampir semua lagunya representasi dari itu. John Mayer punya cerita yang banyak dan panjang tentang patah hati. Saya kemudian memilihkan lagu ini untuk Lendo karena dia tidak akan bisa terus seperti ini. Seperti juga keyakinan yang harus ia jaga untuk menemukan yang lebih baik dari sebelumnya.

Tulisan ini sebenarnya adalah pesan seorang sahabat seperti yang banyak dilakukan banyak sahabat di luar sana. Hanya saja pesan ini tidak mau terlihat biasa saja, seperti pembicaraan yang terkadang sangat menyebalkan daripada menjadi semangat, bullshit. Saya hanya akan membuat klise lain jika menasehati Lendo dengan cara biasanya.

P.S. : Awalnya saya hanya membuat daftar sampai 5 lagu, saya pikir saya harus lanjutkan ke beberapa lagu. Daftar no 6 dan 7 saya buat untuk Lendo hanya agar dia bisa melupakan dan mencari yang lain, dan tidak terbenam dalam kesedihan lebih dalam, karena kelima lagu tersebut hanya akan memperbuas kesedihannya.

Apa Reaksi Anda ?



Dyan Hendrawan (Pewarta)

Terobsesi membebaskan hujan dan senja dari tirani puisi.

Popular Post

NO COMMETNTS

LEAVE A REPLY